Showing posts with label Penyakit Kanker. Show all posts
Showing posts with label Penyakit Kanker. Show all posts

Monday 16 April 2018

Manfaat Daun Sirsak Tidak Untuk Mengobati Kanker

Manfaat Daun Sirsak untuk Penyakit Kanker Manfaat Daun Sirsak Tidak untuk Mengobati Kanker
Manfaat Daun Sirsak dipercaya banyak orang bahkan beberapa pasien sebagai salah satu alternatif untuk mengobati kanker yang mereka derita. Bahkan, beberapa sumber juga menyampaikan daun sirsak Mempunyai sifat menyerupai kemoterapi yang mempu membunuh sel-sel yang tumbuh abnormal (kanker), dan tetap menjaga sel-sel yang normal.

Namun Menurut, Prof. DR. dr. Soehartati G.,Sp.Rad(K) Onk.Ra, yang merupakan Kepala Departemen Radioterapi, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), sirsak memang buah yang mengandung antioksidan, dan vitamin C tinggi, dan sejauh ini belum ada bukti penelitian yang cukup berpengaruh mengenai manfaat daun sirsak sebagai obat kanker.

Sehingga untuk memperlihatkan kesimpulan, apakah suatu obat atau ramuan tertentu bermanfaat atau tidak terhadap suatu penyakit membutuhkan penelitian yang panjang, sehingga benar-benar bisa dibuktikan dengan bukti yang otentik menurut penelitian dan pengamatan.

Sedangkan Dr. Fiastuti Witjaksono, MSc, SpGK, sebagai Spesialis Gizi Klinik RSCM, juga menyatakan pendapat yang sama mengenai khasiat daun sirsak.  Beliau menyampaikan “Pada umumnya, buah dan sayuran memang mengandung antioksidan yang tinggi, namun Antioksidan tersebut berfungsi untuk mencegah, bukan untuk mengobati.

Beliau juga mengaku pernah mendengar gosip mengenai khasiat daun sirsak yang bisa dipakai untuk mematikan sel-sel kanker, namun memang untuk menerangkan hal tersebut diharapkan penelitian lebih lanjut.

Sampai dikala ini para dokter belum menganjurkan penggunaan daun sirsak sebagai obat kanker, alasannya ialah memang harus dilakukan penelitian yang lebih spesifik. Mula dari penelitian yang diujicobakan kepada binatang, manusia, jangka pendek dan jangka panjang.

Ringkasan:
  • Manfaat Daun Sirsak ialah sebagai antioksidan untuk menjaga kesehatan tubuh,
  • Daun Sirsak belum terbukti menurut penelitian bisa mengobati penyakit kanker,
  • Selain daun sirsak buah-buahan dan sayur-sayuran juga banyak yang mengandung antioksidan tinggi.

Saturday 14 April 2018

Benjolan Tanda-Tanda Kanker Kelenjar Getah Bening

 yakni jenis penyakit yang menyerang jaringan kelenjar yang beredar di seluruh badan manu Benjolan Gejala Kanker Kelenjar Getah Bening
Kanker Kelenjar Getah Bening yakni jenis penyakit yang menyerang jaringan kelenjar yang beredar di seluruh badan manusia. Jenis Kanker ini sanggup diderita siap saja, baik itu anak-anak, orang berakal balig cukup akal atau orang renta dan laki-laki maupun wanita. Jenis kanker ini biasanya ditkamui dengan adanya benjolan tidak masuk akal yang berada pada kelenjar, atau sanggup juga disebut sebagai pembesaran kelenjar. Untuk itu, siapapun harus meragukan mengenai adanya kanker kelenjar getah bening ( limfoma).

Hal tersebut diatas, sesuai dengan keterangan dokter seorang hebat onkologi Aru Wicaksono Sudoyo yang mengatakan, ditemukan atau terabanya benjolan pada kelenjar di badan merupakan tkamu-tkamu kanker getah bening. Metode perabaan dianggap sebagai metode deteksi dini dari penyakit gangguan kanker getah bening. Namun memang adanya benjolan, sanggup juga hanya alasannya yakni Pengobatan Kanker Kelenjar Getah Bening biasa.

Benjolan ini sanggup ditemukan pada seluruh kelenjar di dalam badan manusia. Namun yang peling sering yakni pada penggalan leher, ketiak, dagu, dan selangkangan, dan tetap tidak menutup kemungkinan juda terjadi di penggalan badan yang lain.

Apabila ditemukan benjolan segera lakukan investigasi ke dokter, sehingga mendapat diagnosis yang tepat, apakah benjolan tersebut merupakan kanker kelenjar getah bening atau bukan, dan tentu untuk selanjutnya mendapat penanganan medis, baik itu pengobatan atau tindakan lain.

Tumor pada Kanker limfoma non-Hodgkin's, dikembangkan dari limfosit, salah satu tipe dari sel darah putih. Dan tahapan kanker kelenjar getah bening ditentukan dari penggalan badan ditemukannya kelenjar ganas, bukan dari penyebaran atau metastasisnya menyerupai kanker atau tumor padat. Limfoma yakni jenis kanker sistem darah yang tidak mengenal metastasis.

Pengobatan Kanker Kelenjar Getah Bening


Kanker kelenjar getah bening yakni salah satu kanker yang sanggup disembuhkan. Namun tentu tingkat kesembuhan sangat bergantung pada stadium kanker. Semakin kecil stadium kanker maka presentase kesembuhan akan lebih besar, dan begitu juga sebaliknya. Tindakan yang biasa dilakukan untuk mengatasi jenis kanker ini yakni dengan melaksanakan kemoterapi. Dan usang waktu kemoterapi tentu menurut stadium kanker itu sendiri.

Ringkasan:

  • Kanker Kelenjar Getah Bening menyerang jaringan kelenjar badan manusia,
  • Gejala awal kanker Kanker Kelenjar Getah Bening yakni adanya benjolan pada area kelenjar,
  • Pengobatan Kanker Kelenjar Getah Bening sanggup dilakukan dengan Kemoterapi.

Bersama: +detikcom , +Detikplus , +KOMPAS.com , +Kompas TV , +VIVA , +Susilo Bambang Yudhoyono

Thursday 5 April 2018

Jenis Kanker Paling Berbahaya Pada Pria

 sebagai cara untuk mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan semoga terhindar dari ancaman  Jenis Kanker Paling Berbahaya pada Pria
Kemarin 4 Februari merupakan hari kanker sedunia, sebagai cara untuk mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan semoga terhindar dari ancaman kanker. Sampai ketika ini Penyakit  kanker masih paling menyeramkan di seluruh dunia, dan termasuk salah satu penyakit yang banyak menjadikan kematian.

World Cancer Research Fund International (WCRF), melansir data bahwa pada tahun 2012 ada sekitar 14,1 juta kasus penyakit kanker yang terjadi di seluruh dunia 7,4 juta kasus kanker yang terjadi pada laki-laki dan sebanyak 6,7 juta kasus terjadi pada wanita. WCRF juga memprediksi total kasus kanker akan terus bertambah sampai 24 juta kasus di tahun 2035.

Adapun pada kesempatan ini cara Kesehatan Keluarga Bunda akan menjelaskan beberapa jenis kanker yang mengancam para laki-laki dan bagaimana mencegahnya. Adapun penjelasannya yaitu sebagai berikut:

Kanker Paru-paru, yaitu jenis kanker yang paling banyak diderita pria. 80 – 90% kenker ini disebabkan lantaran rokok aktif maupun pasif. Kanker ini juga dapat disebabkan lantaran adanya paparan polutan ibarat asbestos dan arsenik. Apabila kau mengalami batuk yang tidak sembuh-sembuh sampai berdarah, nyeri dada, dan leher nanah segera lakukan investigasi ke dokter, lantaran hal ini menjadi indikasi awal kanker paru-paru. Kanker ini sering tidak disadari, dan diketahui sesudah kondisi stadium lanjut. Menghindari rokok menjadi cara terbaik untuk mencegah kanker paru-paru.

Kanker prostat, sulit dideteksi lantaran tidak ada tkamu khusus, namun biasanya ditemukan tanda-tanda ibarat pembengkakan prostat, peningkatan frekuensi buang air kecil di malam hari, sesudah itu mulai sulit buang air kecil, dan adanya darah pada urin. Perkembangan jenis kanker ini tergolong lambat, namun tetap sangat berbahaya lantaran dapat menjadikan janjkematian mendadak. Pencegahan kanker prostat, dapat dilakukan dengan menghindari rokok, menjaga berat tubuh ideal, mengatur contoh makan sehat, mengurangi konsumsi makanan berlemak dan daging olahan, dan menambah acara fisik.

Kanker kolekteral, yaitu kanker yang terjadi pada jaringan usus besar atau rektum (bagian kecil dari usus besar sebelum anus). Kanker ini telah menyerang lebih dari 71.000 laki-laki ditahun 2014. Kanker kolekteral biasanya menyerang laki-laki berusia di atas 50 tahun. Adapun tanda-tanda kanker kolorektal mencakup perubahan kebiasaan buang air besar, ibarat diare atau konstipasi, BAB berdarah dan kram perut. Untuk mencegah kanker kolekteral , sebaiknya kau melaksanakan acara fisik, menghindari alkohol, membatasi daging merah, dan melaksanakan contoh hidup sehat.

Kehadiran sel kanker sering tidak dirasakan dan ketahui, dan diketahui sesudah stadium lanjut. Untuk itu kau harus tetap waspada dan selalu menjaga contoh hidup sehat, melaksanakan investigasi kesehatan secara rutin, dan hindari rokok.

Ringkasan:

  • Hari kanker sedunia diperingati setiap tanggal 4 Februari disetiap tahunnya,
  • World Cancer Research Fund International melansir data penyakit kanker lebih banyak diderita oleh laki-laki dibandingkan wanita,
  • Kanker yang paling banyak diderita laki-laki yaitu kanker peru-paru, kanker prostat dan Kanker kolekteral.